Strategi pemasaran merupakan salah satu faktor kesuksesan yang efektif dalam usaha. Secara singkat, strategi pemasaran adalah upaya memasarkan suatu produk dalam bentuk barang dan jasa dengan menggunakan strategi tertentu.

Sebaik apapun produk Anda apabila strategi pemasaran yang disusun tidak efektif, maka kemungkinan besar produk Anda tidak akan terjual sesuai target.

Hal itu karena dengan strategi pemasaran produk yang tepat, Anda akan mempermudah proses penjualan produk dan mengembangkan bisnis Anda. Karena dengan semakin banyak kompetitor maka strategi pemasaran yang dibuat harus disusun dengan seefektif mungkin.

Karena itulah, Chatat.id telah membuat penjelasan untuk Anda secara detail mengenai strategi pemasaran. Sehingga Anda dapat membuat sendiri strategi pemasaran dengan baik. Yuk, mari kita simak lebih lanjut.

Pengertian Strategi Pemasaran

Pengertian Strategi Pemasaran

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, strategi pemasaran dapat dibagi menjadi dua definisi, strategi adalah rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Sedangkan pemasaran adalah proses, cara, perbuatan memasarkan suatu barang dagangan.

Strategi pemasaran mempunyai peran penting dalam suatu bisnis karena ia berfungsi untuk menentukan nilai ekonomi perusahaan yaitu harga barang dan jasa. Terdapat tiga faktor yang menentukan nilai harga barang dan jasa, yaitu produksi, pemasaran, dan konsumsi.

Beberapa ahli juga telah mendefinisikan mengenai pengertian strategi pemasaran, diantaranya adalah :

1. Strategi Pemasaran Menurut Christian Homburg

Menurut dia, strategi pemasaran adalah semua upaya yang dilakukan baik dalam jangka pendek maupun panjang pada bidang pemasaran.

2. Strategi Pemasaran Menurut Tjiptono Fandy

Strategi adalah suatu alat untuk menggambarkan arah bisnis yang mengikuti lingkungan yang dipilih dan merupakan pedoman untuk mengalokasikan sumber daya dan organisasi.

3. Strategi Pemasaran Menurut Philip Kotler

Strategi adalah sebagai rencana permainan untuk mencapai sasaran usaha dengan menggunakan pemikiran yang strategis.

4. Strategi Pemasaran Menurut Paul dan Guiltinan

Menurut mereka berdua, strategi pemasaran adalah suatu pola pemikiran yang digunakan untuk mengembangkan suatu bisnis atau suatu perusahaan. Beberapa cara yang dapat digunakan tersebut adalah dengan segmentasi pasar, bauran marketing, posisi, sasaran, dan hal lain sebagainya.

5. Strategi Pemasaran Menurut Assauri

Assauri menganggap strategi pemasaran sebagai serangkaian tujuan dan sasaran, sebuah kebijakan dan aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu, pada masing-masing tingkatan dan acuan serta alokasinya, terutama sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan persaingan yang selalu berubah.

Jadi, dapat disimpulkan strategi pemasaran adalah sebuah taktik bisnis atau usaha dengan tujuan untuk mencapai suatu tujuan yang menguntungkan bisnis atau usaha tersebut.

Tujuan Strategi Pemasaran

Tujuan Strategi Pemasaran

Tujuan strategi pemasaran secara umum dapat dibagi menjadi 4, yaitu diantaranya:

1. Meningkatkan motivasi untuk melihat masa depan bisnis yang lagi dijalankan.

Strategi pemasaran berupaya untuk membuat pemilik usaha atau bisnis termotivasi agar dapat memperikirakan laju bisnis di masa yang akan datang.

2. Merumuskan tujuan usaha.

Dengan membuat strategi pemasaran, maka para pelaku usaha akan terbantu untuk membuat detil tujuan yang akan dicapai, mau itu jangka pendek atau jangka panjang.

3. Standar penilaian prestasi kerja.

Dengan memiliki suatu standar penilaian, Anda mendapatkan pengawasan yang lebih efektif dan kualitas kerja yang lebih bagus.

4. Koordinasi arah jalannya bisnis atau usaha.

Bisnis Anda nantinya pasti akan memiliki strategi pemasaran sendiri, sama juga seperti perusahaan lain. Dengan strategi pemasaran, Anda dapat mengatur arah jalannya perusahaan sehingga dapat membentuk tim koordinasi yang lebih efektif dari sebelumnya.

Faktor yang Mempengaruhi Strategi Pemasaran

Faktor yang Mempengaruhi Strategi Pemasaran

Ada 2 faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran Anda, dan faktor ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Berikut merupakan penjelasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran:

1. Faktor Eksternal

Faktor eksternal atau faktor dari luar ini akan menjadi suatu perhatian untuk Anda ketika lagi membuat strategi pemasaran, beberapa faktor eksternal secara detil adalah sebagai berikut :

  • Kondisi ekonomi, Perekonomian di suatu wilayah dapat mempengaruhi proses pemasaran baik itu secara positif atau negatif. Apabila ekonomi tumbuh, maka kompetitor Anda juga akan tumbuh maka diperlukan untuk lebih bekerja keras agar bisa bersaing.
  • Data, dalam strategi pemasaran Anda perlu memikirkan mengenai siapa yang akan ditargetkan agar pemasarannya tepat sasaran. Jadi, data disini berisi bisnis atau konsumen yang merupakan pelanggan ideal untuk bisnis Anda.
  • Kompetisi, seluruh kompetitor yang bersaing dengan Anda nantinya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan prospek yang sama seperti yang ditargetkan oleh bisnis Anda. Jadi, Anda perlu memikirkan beberapa strategi supaya bisa mengalahkan kompetitor.

2. Faktor Internal

Faktor yang datang dari dalam usaha atau bisnis sendiri juga dapat mempengaruhi strategi pemasaran yang Anda susun. Beberapa faktor internal tersebut adalah :

  • Anggaran, keuangan dalam bisnis atau perusahaan Anda tentunya menjadi faktor yang penting dalam menjalankan suatu strategi pemasaran. Berarti, strategi pemasaran yang di bikin oleh Anda harus sesuai dengan anggaran yang dimiliki oleh perusahaan atau bisnis.
  • Karyawan, merekalah yang akan menjalankan pemasaran Anda. Karyawan Anda yang merancang, menjalankan, dan memantau rencana pemasaran Anda.

Strategi Pemasaran 4P

Strategi Pemasaran 4P

Terdapat beberapa jenis strategi pemasaran seperti yang dikatakan oleh Paul dan Guiltinan diatas, salah satunya adalah strategi pemasaran 4P atau strategi marketing mix.

Strategi pemasaran 4P yang dimaksud mengacu pada Product (Produk), Price (Harga), Promotion (Promosi), dan Place (Tempat). Hal ini dipadukan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan di pasar.

Variabel Strategi Pemasaran 4P

Variabel Strategi Pemasaran Produk 4P

4 Variabel yang telah disebutkan diatas apabila dibahas lagi secara detil adalah sebagai berikut :

Product (Produk)

Apabila Anda ingin memulai aktifitas strategi pemasaran maka harus dimulai dengan memasarkan produk perusahaan atau bisnis Anda, produk disini tidak terpaku ke aspek berwujud saja tetapi juga menangkap aspek yang tidak berwujud seperti jasa atau layanan. Produk dari 4P bersifat yang paling elemental.

Terdapat beberapa faktor keputusan dalam mempertimbangkan elemen produk di marketing mix, yaitu :

  • Fitur
  • Kualitas
  • Variasi Produk
  • Nama Merk
  • Pengemasan
  • Jasa
  • Rancangan

Price (Harga)

Harga adalah nilai yang harus diberikan kepada konsumen untuk memiliki produk dari suatu perusahaan. Sehingga sangat penting untuk Anda tidak salah menentukan harga yang dapat membuat konsumen tidak tertarik pada produ Anda.

Untuk melakukan penetapan harga produk, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh Anda, yaitu :

  • Metode penetapan harga
  • Keuntungan
  • Promo atau pemberian diskon
  • Kebijakan kredit
  • Perbandingan harga dengan kompetitor

Tentunya penetapan harga produk Anda harus sejalan dengan tujuan perusahaan atau bisnis Anda.

Promotion (Promosi)

Strategi pemasaran 4P dengan promosi akan mencakup berbagai cara yang dapat digunakan oleh Anda untuk berkomunikasi dengan target audiens Anda. Elemen-elemen dalam promosi adalah :

  • Periklanan
  • Hubungan masyarakat
  • Publisitas
  • Penjualan pribadi

Place (Tempat atau Lokasi)

Variabel terakhir adalah lokasi, dengan ini Anda dapat memilih lokasi yang strategis. Yang dimaksud dengan lokasi strategis adalah lokasi yang rentan dikunjungi oleh banyak orang, seperti dekat kantor atau sekolah.

Ada juga yang perlu Anda ketahui mengenai marketing mix ini, yaitu :

  • Saluran distribusi
  • Jenis tempat
  • Kontrol inventaris
  • Logistik
  • Proses pemesanan
  • Penangan produk

Contoh Strategi Pemasaran 4P

Contoh Strategi Pemasaran Produk 4P

Agar Anda lebih mudah untuk memahami strategi pemasaran produk 4P, berikut adalah beberapa contoh strategi pemasaran produk 4P:

1. Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan Burger King

Contoh strategi pemasaran produk makanan yang pertama adalah dari produk Burger King.

Produk yang ditawarkan oleh Burger King banyak tidak hanya burger saja tetapi juga beragam minuman, es krim, dan lainnya.

Strategi harga yang digunakan adalah dengan adanya produk bundle atau harga paket yang lebih murah dibandingkan harga satuan.

Lokasi yang digunakan oleh Burger King berupa restoran yang didalam mall.

Mereka juga mempromosikan produk mereka melewati media sosial dan public relation

2. Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan McDonald's

Contoh strategi pemasaran produk makanan berikutnya adalah McDonalds's. McDonald's memiliki variasi produk yang sebagian besar adalah makanan dan minuman. Seperti hamburger, ayam goreng, soft drinks, dan hal lain sebagainya.

Penempatan lokasi produk McDonald's biasanya ada di dalam mall ataupun di pinggir jalan besar di kota-kota besar. Tetapi produk dia juga dapat dipesan melewati aplikasi.

McDonald's menawarkan makanan dan minuman yang biasanya dipaketkan dengan harga yang lebih murah dibandingkan membeli secara terpisah.

McDonald's mempromosikan produknya lewat iklan, banner, dan hal lain sebagainya.

3. Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan UKM

UKM ini memproduksi manisan buah dalam bentuk kemasan.

Harganya terjangkau agar dapat dibeli dari anak-anak sampai ke orang dewasa.

Tempat produksinya ada di kota besar yang mempunyai letak strategis.

Promosinya pun menggunakan cara digital marketing yaitu menggunakan media sosial, website dan juga secara konvensional.

4. Contoh Strategi Pemasaran Produk Minuman Coca-Cola

Coca-Cola merupakan salah satu brand soft drinks yang paling terkenal di dunia dengan produk seperti : Coca-Cola, Sprite, Fanta.

Coca-Cola membagi harga produk berdasarkan segmen yang berbeda.

Karena Coca-Cola merupakan salah satu brand yang paling terkenal, maka Anda dapat menemukan produknya di semua tempat seperti minimarket, supermarket, kantin, warung, dan tempat lain sebagainya.

Apabila anda ingin mempelajari mengenai promosi, maka Coca-Cola bisa menjadi standar tinggi untuk diikutin. Ia mempromosikan produk-produknya secara agresif melalui kampanye iklan, saluran media televisi, sosial media, sponsorship, dan sebagainya.

5. Contoh Strategi Pemasaran Produk Minuman Aqua

Aqua mempunyai banyak kemasan produk, dari kemasan gallon untuk konsumsi rumah tangga, sampai ke botol volume 350 ml, 600 ml, dan 1500 ml.

Penerapan harga dengan Aqua terdapat dari skala besar, menengah, dan kecil karena harga produk dia berdasarkan berapa ukuran produk yang dibeli.

Aqua yang menjadi salah satu produk kemasan air putih terkenal dapat dibeli di hampir semua lokasi juga seperti mini market, supermarket, warung, kantin, dan lain-lain.

Aqua mempromosikan produknya dengan “tagline” yang sederhana tetapi gampang diinget yaitu “kebaikan alam kebaikan hidup”.

6. Contoh Strategi Pemasaran Produk Nike

Nike mempunyai katalog produk yang luas dan tidak hanya sepatu saja, ia juga menjual pakaian, peralatan, dan aksesoris.

Strategi penetapan harga Nike di bagi menjadi dua basis yaitu harga premium dan harga berdasarkan nilai.

Toko ritel adalah tempat paling umum produk Nike dapat ditemukan karena berlokasi strategis dan mudah diakses.

Berikut ini adalah kegiatan promosi Nike, yang disusun menurut signifikansinya:

  • Periklanan
  • Penjualan pribadi
  • Pemasaran langsung
  • Promosi penjualan
  • Hubungan masyarakat

7. Contoh Strategi Pemasaran Produk Apple

Perusahaan Apple selalu mengembangkan produk-produknya untuk mendapatkan pasar yang luas, produk Apple seperti Mac, Iphone, Ipad, Ipod, Apple Watch, dan lain-lain.

Apple menggunakan 2 strategi penetapan harga, yaitu menggunakan harga premium dan harga freemium.

Lokasi Apple menjual produknya adalah Toko Apple, toko online, penjual resmi, dan melalui telekomunikasi.

Pemasaran produk Apple mencakup periklanan, seperti di jaringan periklanan digital Google dan di situs web berita teknologi.

8. Contoh Strategi Pemasaran Produk Microsoft

Microsoft mengkategorikan produknya menjadi perangkat dan lisensi, perangkat gaming, perangkat telepon.

Strategi mengenai harga Microsoft adalah strategi penetapan harga beriorientasi pasar dan penetapan harga freemium.

Hampir sama seperti Apple, microsoft menjual tempatnya di tokonya sendiri, toko online, penjual resmi, dan pembuat laptop dan desktop (OEMs).

Microsoft mempromosikan produknya dengan cara iklan, promosi penjualan, dan penjualan secara langsung.

9. Contoh Strategi Pemasaran Produk Alfamart

Jenis produk yang ditawarkan oleh Alfamart beraneka ragam, dari produk lokal, non lokal dan produk merek sendiri.

Alfamart juga sudah menetapkan harga dari pusat, dan karena itu mereka melakukan update harga setiap hari.

Alfamart menempatkan gerainya di lokasi yang dekat dengan pusat keramaian, seperti sekolah, kantor, dan perumahan warga.  

Dikarenakan semua orang Indonesia tau apa itu Alfamart, maka mereka hanya kebanyakan promosi di website resmi mereka.

10. Contoh Strategi Pemasaran Produk Spotify

Dulu, kalau mau mendengarkan musik harus membeli cd terlebih dahulu, tetapi dengan spotify Anda dapat mendengarkan musik hanya dengan streaming online, inilah produk spotify.

Harga pada Spotify berdasarkan langganan per bulan, harga langganan 1 bulan tentunya lebih murah daripada berlangganan 3 bulan dan seterusnya.

Spotify juga bersifat online, jadi tidak perlu ke lokasi langsung untuk menggunakan produknya.

Spotify paling sering menggunakan media sosial sebagai platform untuk mempromosikan produknya, seperti instagram dan facebook.

11. Contoh Strategi Pemasaran Produk Netflix

Untuk Anda yang suka nonton, pasti sudah tau mengenai apa itu Netflix, mereka menjual produk streaming service untuk menonton berbagai film dan series.

Penetapan harga Netflix berdasarkan langganan pada 3 hal, yaitu Netflix Mobile (Rp 54.000 ), Netflix Basic (Rp 120.000 ), Netflix Standard (Rp 153.000 ).

Netflix adalah servis online jadi bisa diakses di hampir semua negara, termasuk Indonesia. Netflix paling sering menggunakan sosial media untuk mempromosikan produknya.

Sekarang Anda sudah lebih mengetahui pengertian strategi pemasaran produk 4p dan contohnya. Tidak menutup kemungkinan Anda dapat menggunakannya dalam aktivitas bisnis atau usaha Anda.

Baca Juga : Segmentasi Pasar: Pengertian, Contoh, Manfaat & Tujuannya