Bagi Anda yang sedang menjalankan usaha, pasti sudah terbiasa dengan istilah invoice. Invoice juga memiliki arti yang sama dengan faktur.

Lalu sebenarnya, apa itu invoice?

Secara sederhana, invoice adalah dokumen yang berisi perincian pengiriman barang yang dalamnya terdapat detil mengenai daftar barang, harga, identitas pembeli, dan hal-hal lain yang biasanya terkait dengan penagihan pembayaran yang dikeluarkan penjual kepada pembeli.

Banyak sekali yang menganggap membuat invoice adalah hal yang dianggap remeh dalam dunia usaha, padahal invoice sendiri sudah sering digunakan dalam menjalankan usaha.

Chatat.id telah merangkum pengertian, contoh dan cara membuat invoice yang baik dan benar. Simak lebih lanjut artikel ini!

Apa Itu Invoice?

Ada beberapa ahli yang masing-masing mempunyai pengertian invoice sendiri. Beberapa dari ahli tersebut mememukakan bahwa pengertian invoice adalah:

  • Sugeng Hariyanto, invoice adalah suatu catatan yang isinya menggambarkan barang-barang yang dikirimkan kepada pembeli yang disertakan harganya.
  • Andrian Sutedi, ia mengatakan bahwa invoice adalah suatu dokumen penting dalam perdagangan sebab dengan data – data dalam invoice ini dapat diketahui beberapa jumlah wesel yang akan ditarik, jumlah penutupan asuransi dan penyelesaian segala macam bea masuk.
"Faktur adalah daftar barang yang dikirim secara terperinci, biasanya menyebutkan harga dan syarat penjualan." (Merriam - Webster Collegiate Dictionary)

Maka dapat disimpulkan bahwa invoice adalah sebuah dokumen yang berfungsi untuk mencatat data produk secara detail yang akan dikirimkan kepada pembeli.

Perbedaan Invoice dengan Nota

Anda perlu dapat menentukan perbedaan invoice dengan nota, dimana perbedaan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Harga barang pada faktur atau invoice akan dikenakan pajak, sedangkan pada nota tidak dikenakan pajak.
  • Invoice merupakan bukti transaksi dalam bentuk kredit, sedangkan nota merupakan bukti transaksi dalam bentuk yang lebih sederhana.
  • Invoice secara umum digunakan untuk badan usaha kena pajak.

Baca Juga: Apa Itu PPN? Simak Cara Menghitung PPN, Contoh & Tarifnya di 2022

Fungsi Faktur atau Invoice

Fungsi faktur atau invoice disini tidak hanya sekedar untuk merincikan suatu transaksi, tetapi ada beberapa fungsi lainnya, yaitu:

  • Bukti transaksi dalam pelaporan pajak.
  • Acuan bagi pembeli untuk mengajukan komplain apabila produk yang dikirim tidak sesuai yang dipasarkan.
  • Bukti transaksi dalam pelaporan keuangan.
  • Menjaga kepastian hukum bagi penjual dan pembeli.
  • Sumber rujukan yang sah apabila produk yang tercantum akan dijual lagi ke pihak lain.

Jenis Faktur atau Invoice

Jenis Faktur atau Invoice

Sebelum Anda membuat invoice, ada beberapa jenis faktur atau invoice yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Faktur Biasa

Faktur ini hanya digunakan pada transaksi yang sederhana, jenis faktur ini bisa Anda temukan dalam berbagai sektor, Anda bisa temukan komponen sederahana disini seperti daftar produk pada transaksi dan berapa besar biaya yang harus dibayar.

2. Faktur Konsuler

Anda akan menggunakan ini untuk melakukan perdagangan ekspor dan impor. Anda tentunya harus mendapatkan legalisasi oleh perwakilan negara tujuan pengimpor yaitu atase perdagangan, kantor konsuler, dan juga kedutaan besar negara pengimpor yang berkededudukan di negara pengekspor.

3. Faktur Proforma

Faktur ini hanya bersifat sementara, karena hanya digunakan ketika barang yang dikirim hanya separuhnya, oleh karena itu bersifat sementara sebagai pengganti dari faktur yang asli.

4. Faktur Interim

Ini akan digunakan apabila Anda menyelesaikan proyek yang besar. Semakin besar, maka semakin Anda akan habiskan waktu untuk tenaga kerja, bahan, dan biaya operasi lainnya, karena itu Anda membutuhkan faktur ini untuk membantu mengelola arus bisnis Anda.

Cara Membuat Invoice

Cara Membuat Invoice

Tidak ada aturan khusus dalam membuat invoice dan mengatur komponen apa saja yang perlu ada di dalam sebuah invoice. Tetapi, terdapat beberapa komponen dasar yang perlu Anda ketahui dalam membuat sebuah invoice. yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Nama pembeli
  • Identitas penjual
  • Nomor invoice
  • Tanggal invoice
  • Syarat pembayaran
  • Informasi perusahaan penagihan
  • Daftar produk yang dibeli (jumlah pesanan, harga satuan, total tagihan, besaran pajak yang harus dibayar, dan biaya pengiriman produk)

Contoh Invoice

Berikut adalah contoh invoice agar Anda dapat lebih mengerti ketika membuatnya.

Contoh Invoice
Contoh Invoice

Sekarang, Anda sudah lebih mengetahui apa itu invoice, serta cara membuat, contoh dan juga kegunaanya untuk usaha. Diharapkan dengan artikel ini, Anda dapat mengerti dan mempraktikannya dalam menjalankan usaha.

Aplikasi Chatat.id mengakomodir invoice secara otomatis untuk membantu Anda menagihkan pembayaran ke customer sesuai dengan barang yang dipesan. Dalam Aplikasi Chatat.id, Anda dapat langsung menggunakannya di fitur Sales Order dan Purchase Order. Selain mengakomodir invoice secara otomatis, Chatat.id juga menyediakan aplikasi kasir digital gratis dan pembukuan keuangan usaha.

Download segera aplikasi Chatat Anda di Android ataupun di App Store serta dapatkan juga trial dan demo gratisnya sekarang juga.

Baca Juga: Cara Menghitung & Rumus BEP (Break Even Point)