Untuk anda para pebisnis, yuk mulai pandai menentukan cara memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis.

Walaupun anda sudah menggunakan aplikasi kasir dan pencatatan keuangan secanggih apapun jika masih menyatukan antara uang pribadi dan bisnis, itu pastinya akan mengacaukan manajemen keuangan anda. Oleh karena itu anda harus pintar-pintar memisahkan kedua jenis uang tersebut dengan baik.

Bahkan untuk bisnis yang baru saja anda rintis, keperluan uang modal akan tetap berjalan hingga anda mendapatkan break even poin. Maka dari itu, pemasukan tidak boleh dicampur dengan uang pribadi.

Anda tidak diperbolehkan mengambil uang hasil penjualan untuk membeli kebutuhan pribadi apapun. Karena, nantinya dari laba sampai modal pun dapat habis dengan tidak jelas.Apalagi jika usahamu sudah menjadi bisnis yang besar, karena manajemen keuangan akan menjadi sasaran dalam pemeriksaan audit.

Selisih bisa saja ditemukan pada saat pemeriksaan yang menimbulkan kerugian. Berikut tips bagaiamana cara untuk membantu anda agar dapat memisahkan antara uang bisnis dan pribadi dengan mudah.

Membuat Rekening Terpisah

Membuat rekening terpisah

Di era ini rekening bank sanagat memudahkan para pengusaha untuk memiliki dua jenis dompet digital yang berbeda sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa membuka satu rekening untuk usaha dan satu rekening lagi untuk keperluan pribadi.

Sudah banyak bank yang memungkinkan dapat membuat dua rekening dengan nama yang sama. Pilihlah jenis rekening atau bank dengan mesin ATM yang mudah ditemukan di domisili anda.

Membuat Sistem Gaji

Membuat Sistem Gaji

Menjalankan usaha sendiri apalagi anda sudah memiliki karyawan, sangat perlu untuk menciptakan sistem gaji. Selain untuk karyawan, anda juga harus menganggarkan gaji untuk diri sendiri.

Hal ini bermanfaat untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang didapatkan dan juga dapat menjadi target pencapaian bulanan bisnismu.

Sebagai contoh cara untuk menargetkan penjualan anda. Jika target penjualan anda sampai 30 juta per bulan, hasil pemasukan harus dibagi menjadi biaya operasional termasuk gaji dan keuntungan.

Semua hasil pemasukan harus dipisahkan, dengan begitu anda tahu seberapa besar pencapaian dan kemajuan bisnis yang dimiliki.

Melegalkan Usaha atau Bisnis

Melegalkan usaha atau bisnis

Jika anda mulai merintis usaha dengan skala menengah, akan lebih baik untuk melegalkan usaha atau bisnis anda. Melegalkan yang dimaksud adalah menjadikan usaha anda berbentuk PT atau CV.

Dengan begitu, semua hal tentang keuangan bisnis dapat berdiri sendiri dan terpisah dengan uang pribadi

Baca Juga : Apa Saja Tahapan Melengkapi Legalitas Usaha? Ketahui Caranya

Menggunakan Transaksi Digital

Menggunakan Transaksi Digital

Di era saat ini, pembayaran/transaksi digital lebih diminati dan dirasa paling aman. Karena dengan transaksi digital, anda akan lebih mengurangi kesalahan dalam perhitungan. Baik itu dalam pembayaran ataupun uang kembalian.

Terlebih lagi dimasa pandemi  saat ini, transaksi digital dianggap paling aman dibandingkan pembayaran tunai. Hal ini dikarenakan untuk meminimalisir terjadinya kontak langsung.

Adapun beberapa contoh pembayaran cashless atau digital yaitu dengan kartu debit, kredit atau dompet digital. Keuntungan lain dengan menggunakan transaksi digital adalah tidak akan terlalu banyak uang tunai yang tersimpan dan uang penjualan dapat langsung masuk ke rekening bisnis anda.

Cara ini juga bertujuan agar anda dapat memisahkan uang pribadi dan uang bisnis.

Melacak atau Memantau Pengeluaran dan Pemasukkan dalam Bisnis

Komponen yang tak kalah penting dalam memisahkan uang pribadi dan uang bisnis adalah anda harus melacak pengeluaran bisnis secara rutin.

Dengan begitu, anda akan tahu apakah terdapat uang pribadi yang tidak sengaja digunakan dalam bisnis atau tidak dalam periode terakhir.

Memantau atau melacak pengeluaran dan pemasukkan dalam bisnis akan semakin mudah jika anda memilki aplikasi keuangan / kasir.

Aplikasi keuangan dan kasir untuk UMKM

Dengan aplikasi keuangan / kasir, anda bisa mengetahui berapa pengeluaran dan pemasukkan secara detail dari setiap transaksi yang dilakukan. Biasanya, aplikasi ini juga akan merangkum laporan penjualan dan keuangan setiap hari beserta persediaan yang anda miliki.

Selain itu, anda juga perlu membuat perencanaan/anggaran keuangan tersendiri. Hal ini dapat menjadi acuan dalam bisnis anda. Sehingga, keuangan dalam bisnis akan lebih tertata dengan baik dan tidak tercampur dengan keperluan pribadi.

Memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis perannya sangat besar. Anda tidak akan mengalami kerepotan dalam menangani pengembangan usaha jika semua sudah tertata dengan baik.

Nah, dengan informasi diatas anda bisa mulai memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis agar tidak mudah tercampur lagi. Keuangan usaha anda pun dapat tertata dengan baik.

Created by: Erfin Herfiani