Akuntansi biasanya yang diketahui oleh masyarakat umum hanya sekedar sistem yang menghitung uang yang dipakai oleh suatu usaha dalam periode tertentu. Anggapan itu hanya mencapai pengertian akuntansi level permukaan saja.

Kenyataannya, akuntansi adalah suatu ilmu yang memberikan seseorang pengusaha sebuah kemampuan untuk memantau usaha yang dijalankan agar ia tau apakah usahanya berjalan dengan baik atau tidak.

Dengan mengetahui hal tersebut, pengusaha dapat lebih memahami keuangan usahanya dan dengan itu dapat merencanakan strategi pengeluaran masa depan untuk mendapatkan dan/atau memaksimalkan keuntungan.

Apabila Anda menganggap akuntansi merupakan sebuah konsep yang kompleks dan susah untuk dipahami, Chatat.id akan membantu Anda untuk membahas lebih dalam pengertian akuntansi, tujuan, manfaat serta contohnya untuk usaha dalam artikel ini. Yuk, disimak bersama!

Pengertian Akuntansi

Pengertian Akuntansi

Akuntansi adalah suatu proses pencatatan yang diawali dengan mencatat, mengolah, dan menyajikan data transaksi yang berhubungan dengan keuangan.

Ada beberapa ahli yang mempunyai definisi akuntansi yang berbeda-beda, berikut merupakan beberapa pengertian akuntansi menurut para ahli:

  • Warren dkk (2005:10); akuntansi adalah sebuah sistem informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi badan usaha.
  • Suparwoto (1990); akuntansi adalah sebuah teknik untuk mengukur serta mengelola transaksi keuangan dan hasil pengelolaan tersebut diberikan kepada pihak internal atau eksternal dalam bentuk informasi.
  • Thomas Sumarsan; akuntansi adalah seni yang mengumpulkan, mengidentifikasikan, mengklasifikasikan, dan mencatat segala transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan, sehinga informasi tersebut dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Selain dari pengertian ahli, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) juga mempunyai definisi akuntansi sendiri, yaitu:

  • Sebuah teori dan praktik perakunan yang termasuk tanggung jawab, prinsip, standar, kebiasaan dan semua aktivitasnya.
  • Hal yang berhubungan dengan akuntan.
  • Seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat sebuah transaksi terhadap kesatuan ekonomi.

Jenis Akuntansi

Jenis Akuntansi

Akuntansi memilki beberapa jenis, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Akuntansi Keuangan

Jenis akuntansi ini bisa dibilang yang paling umum dan yang paling banyak diketahui oleh masyarakat. Pada jenis akuntansi ini, terdapat aktivitas penyajian laporan keuangan pada periode tertentu.

2. Akuntansi Perbankan

Akuntansi perbankan melihat segala kegiatan yang berhubungan dengan pencatatan, analisa, dan pelaporan transaksi keuangan yang terjadi dalam sebuah bank.

3. Akuntansi Pajak

Akuntansi pajak adalah sebuah cabang dari ilmu akuntansi keuangan yang membahas segala hal mengenai pencatatan dan penyusunan laporan segala transaksi keuangan untuk mengetahui besarnya pajak yang harus dibayar Wajib Pajak.

4. Akuntansi Audit

Jenis akuntansi ini digunakan tentunya untuk audit atau melakukan pemeriksaan transaksi dan laporan keuangan. Pada jenis akuntansi ini juga mempunyai fungsi untuk memberikan suatu penilaian atau opini tentang layak atau tidaknya laporan keuangan yang diperiksa.

Tujuan Akuntansi

Tujuan Akuntansi

Tujuan akuntansi secara umum adalah melakukan sebuah pencatatan, mengumpulkan, dan melaporkan informasi berhubungan dengan keuangan pada suatu usaha, namun tujuan akuntansi sendiri dapat dibagi menjadi beberapa hal, yakni :

  1. Tujuan Akuntansi Umum
  • Memberikan data-data yang berhubungan dengan keuangan, mau itu aktiva ataupun passiva.
  • Memberikan informasi keuangan yang dapat membantu suatu usaha untuk merencanakan pengeluaran di masa depan.
  • Memberikan informasi mengenai perubahan sumber ekonomi badan usaha, seperti aset, modal, dan hutang.

2. Tujuan Akuntansi Khusus

Tujuan akuntansi secara khusus adalah menyediakan informasi dalam bentuk laporan finansial dan hal lain sebagainya dalam suatu badan usaha berdasarkan Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU).

3. Tujuan Akuntansi Kualitatif

  • Memberikan data-data yang relevan kepada pihak yang berhubungan.
  • Memberikan laporan yang sudah teruji validitasnya.
  • Memberikan informasi secara real time.

Manfaat Akuntansi

Manfaat Akuntansi

Beberapa manfaat akuntansi yang perlu Anda ketahui adalah sebagai berikut:

  • Dapat dijadikan sebagai suatu rekaman laporan yang berfungsi untuk mencatat atau merekam segala transaksi yang dilakukan secara kronologis dan efisien.
  • Sebagai dasar evaluasi keuangan.
  • Dapat dijadikan alat membantu dalam mengelola keuangan untuk setiap pihak usaha yang mengurusi bagian finansial.
  • Sebagai bukti keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Proses Akuntansi

Proses Akuntansi

Yang terakhir perlu Anda ketahui adalah bagaimana proses akuntansi itu sendiri, yang dapat diringkas sebagai berikut:

  1. Mencatat

Proses pertama bisa dianggap proses paling penting karena ia mencatat segala transaksi yang terjadi dalam suatu badan usaha. Proses ini mempunyai kata lain, yaitu pembukuan yang artinya adalah mengenali transaksi serta memasukannya ke dalam catatan.

Pembukuan tersebut dilakukan demi kepentingan pencatatan yang lengkap dan menjadi suatu laporan untuk menyajikan data sebagai laporan akhir keuangan.

2. Meringkas

Data mentah merupakan hasil pencatatan dan tidak dianggap terlalu penting, data mentah tersebut juga tidak mempengaruhi proses pengambilan keputusan.

Disini, peran seseorang akuntan adalah untuk menggunakan data mentah tersebut dan membaginya menjadi beberapa kategori serta menerjemahkannya, jadi secara singkat dalam proses ini seseorang akuntan mencatat transaksi yang terjadi dan meringkasnya.

3. Melaporkan

Setiap pengusaha mempunyai kewajiban untuk mengetahui operasi-operasi yang terjadi dalam usahanya yang dijalankan dan bagaimana usaha tersebut menggunakan uang.

Untuk konteks ini, pengusaha tersebut akan menerima laporan keuangan usaha yang biasanya dikirim secara bulanan. Ada juga yang dinamakan laporan tahunan yang akan merangkum semua kinerja dalam badan usaha.

4. Menganalisa

Untuk proses yang terakhir adalah proses analisa, dimana setelah terjadinya perekaman dan peringkasan, manajemen harus memeriksa para poin negatif dan positif. Dalam pemeriksaan tersebut sebuah usaha dapat membandingkan penjualan, laba dan rugi, ekuitas untuk menganalisa pekerjaan dan mengambil sebuah keputusan.

Dari penjelasan diatas, kini Anda sudah lebih mengetahui apa itu akuntansi, pengertian, manfaat, tujuan serta prosesnya dalam usaha secara terperinci.

Chatat.id sebagai aplikasi laporan keuangan usaha dan aplikasi kasir gratis, selalu memberikan informasi terbaru dan menarik untuk membantu membangun usaha Anda.

Anda juga dapat memudahkan proses akuntansi secara otomatis untuk usaha Anda menggunakan aplikasi Chatat. Sehingga Anda dapat lebih fokus lagi dalam mengembangkan usaha.

Download segera aplikasi Chatat Anda di Android ataupun di App Store serta dapatkan juga trial dan demo gratisnya sekarang juga.

Baca Juga: Laporan Arus Kas: Pengertian, Jenis & Cara Membuatnya