Usaha kuliner atau makanan adalah pilihan usaha paling tepat, karena semua orang tidak akan berhenti dan selalu butuh akan makanan. Belum lagi orang Indonesia yang sudah terkenal doyan jajan yang dimana jajan itu identik dengan membeli makanan. Jasa pesan-antar makanan ikut kebagian dampak posiitifnya karena kebanjiran pesanan untuk jemput dan/ antar makanan. Jadi, dengan memilih usaha kuliner sebagai pilihan usaha mu sama dengan menjemput kejayaan finansial yang bisa menjanjikan.

Eiittss, tapi pebisnis juga mesti hati-hati loh. Meski terlihat usaha kuliner ini cukup menjanjikan, kemungkinan bisnis kuliner untuk gagal juga sangat tinggi. Dilansir dari website exabyte.co.id yang menyajikan hasil dari penelitian Universitas Tennessee mengatakan bahwa 25% bisnis gagal setelah 1 tahun, kemudian berlanjut 35% setelah tahun kedua. Kegagalan ini lebih besar lagi ditahun ketiga, yaitu 44%. Artinya jika ada 10 bisnis, hanya akan ada 2-3 bisnis saja yang akan bertahan setelah tahun ketiga.

Supaya kamu tidak menjadi pengikut jejak mereka yang gagal, ada baiknya kamu melakukan persiapan matang sebelum memulai bisnis kuliner ya. Di sini, kami akan memberikan tips dan trik untuk kamu bagaimana cara memulai bisnis kuliner:

1. Pahami produkmu.

Pahami keunikan produk yang akan kamu jual dan inovasi terus produkmu jadi costumer gak bosen dan selalu penasaran dengan produkmu, sehingga mereka akan membeli berkali-kali.

2. Tentukan target pasar

Pahami target pasar kamu jangan sampai salah sasaran ya dan malah jadi merugi. Misalnya kamu akan menjual makanan dengan harga premium (mahal) tapi di depan sekolah anak SD, itu yang ada bukannya daganganmu laku keras malah rugi deh.

3. Buatlah business modelsnya.

Agar costumer tertarik dengan produkmu tapi kamu tak merugi, business models juga menjadi bagian sangat penting dalam membangun usaha/bisnis misalnya dengan membuat harga satuan lebih mahal dan membuat promo beli 2 gratis 1 padahal harga modalnya sama saja dengan kalau kamu jual satuan.

4. Desain produk mu semenarik mungkin.

Designlah produk semenarik mungkin karena secara psikologis manusia itu lebih mudah menerima visual yang menarik akhirnya dari mata jatuh ke hati dan nyoba beli deh produkmu.

5. Kualitas produk harus Oke

Selain design produk, hal yang penting juga adalah kualitas produk juga harus sangat diperhatikan, agar produkmu tidak hanya sedap dipandang namun juga harus sedap dilidah.  Rasa yang enak akan membuat costumer ketagihan jadinya beli dan beli lagi deh produkmu.

6. Tentukan lokasi usaha

enentukan lokasi usaha tidak kalah penting loh. Tentukan lokasi usaha yang sesuai dengan target pasar mu ya, supaya tidak salah sasaran. Misalnya, jangan menjual produk yang berbahan daging di lingkungan umat Hindu yang tidak memakan daging.

7. Buatlah rencana anggaran untuk usahamu.

Pastikan modalmu cukup untuk memulai usahamu dengan cara menyusun anggaran usaha itu penting banget loh. Sangat tidak disarankan kamu untuk melakukan bisnis tanpa Menyusun anggaran, yang ada nanti kamu malah kebobolan dan usahamu malah tidak jalan karna pengeluaran yang tidak sesuai dengan kemampuan mu. Misalnya kamu berbelanja ke pasar untuk membeli bahan produk yang akan kamu buat, tanpa kamu membuat anggaran terlebih dahulu ternyata uang (modal) yang kamu punya tidak sesuai dengan nominal yang harus kamu keluarkan sehingga ada beberapa produk yang tidak bisa kamu beli akhirnya kamu harus menunda untuk memproduksi produk tersebut ini hanya akan menurunkan motivasi kamu untuk memulai usaha.

8. Buatlah SOP kerja untuk usahamu.

Membuat SOP (Standart Operating Procedure) atau lebih dikenal dengan aturan standar dalam kerja juga penting. Karena dengan kita menerapkan standart kerja, nantinya kita dapat dengan mudah menganalisa dan mencari celah saat terjadi kesalahan atau kegagalan dalam proses kerjanya. Misalnya pengemasan yang tidak seragam karena tidak adanya SOP tersebut sehingga akan mengurangi ciri khas dari produkmu.

9. Rekrut pegawai yang cocok.

Merekrut karyawan yang cocok memang tidak mudah, namun memilih karyawan yang tepat itu sangat penting jangan sampai kita sudah mengeluarkan biaya untuk membayar gajinya tapi ternyata dia tidak bekerja sesuai dengan produk yang akan kamu jual, keahlian dan SOP itu hanya akan membuang-buang uang kamu saja. Misalnya, kamu memilih seorang mantan pekerja bangunan sebagai koki di resto mu, walaupun mungkin dia bisa memasak tapi akan beda hasil nya jika kamu memilih orang yang memang berada di bidangnya (passionnya). Jika memang kamu belum menemukan karyawan yang tepat sebaiknya kamu menjalankan sendiri saja dulu.

10. Promosikan Produk/Usaha mu.

Promosi dalam sebuah bisnis/usaha sangatlah penting, tanpa promosi usahamu tak akan dikenal banyak orang. Banyak macam cara promosi yang bisa kamu lakukan. Di era digital saat ini promosi lebih efektif dilakukan via social media, memasang iklan di google bisnisku atau membuat website pribadi usahamu.

11. Gunakan aplikasi penunjang usahamu.

Selain 10 poin diatas, poin terakhir ini juga tak kalah pentingnya yaitu kami disarankan mempunyai aplikasi yang bisa menunjang usahamu contohnya seperti aplikasi kasir/ point of sales (POS) dan aplikasi pencatatan keuangan yang sudah banyak beredar. Kamu pasti akan mengalami ini dalam bisnis kuliner adalah sebuah bisnis yang amat dinamis.

Hampir tiap hari kamu harus membeli bahan baku, meracik produk yang dijual, menjajakannya, memastikan kualitas produk tetap konsisten, mempromosikan produk, sampai melakukan rekap penjualan.

Di tengah rutinitas yang padat seperti itu, tak ada salahnya loh untuk kamu memakai bantuan software atau aplikasi kasir otomatis dan aplikasi pencatatan keuangan otomatis. Dengan begitu, kamu bisa fokus ke hal-hal lain yang tak kalah penting.

Lalu, apasih manfaat kita menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut:

  • Kamu jadi bisa melayani konsumen dengan cepat
  • kamu jadi bisa mencatat arus uang dengan detail, tepat, dan cepat;
  • Kamu bisa mendapatkan pembukuan dalam bentuk yang lebih aman dan lengkap;
  • Kamu bisa dengan mudah memantau produk apa yang paling laris ataupun kurang laku;
  • Kamu dapat memantau stok barang yang tersedia di toko dengan lebih mudah;
  • Kamu dapat sekaligus mengumpulkan data pelanggan.

Nah, dengan informasi diatas kamu bisa jadikan pertimbangan dan perhitungan yang matang untuk memulai bisnis kulinermu. Ikuti Social Media Chatat.id untuk dapat tips lainnya yang berkaitan dengan Bisnis, Pencatatan Keuangan dan Accounting.

Created by : Erfin Herfiani